Renovasi & Inkulturasi

VII. Tahun 1990 – 2000    : Renovasi dan Inkulturasi

–           Masa Romo Yosef Wora, SVD Pastur Paroki yang ke-15.

–           Diawali dengan Perayaam 50 Tahun Paroki / Pemaksan. Sejak itu dari tahun ke tahun putera Palesari ada yang terpanggil ditahbiskan Imam. Diawali Tahbisan Romo Paskalis Edwin, SVD, 9-9-1990.

–           Untuk mempertahankan nilai-nilai tradisi Gereja dan Budaya Daerah peranan Pemaksan sebagai Desa adat mulai dilembagakan.

–           Renovasi fisik gereja dan pemekaran kehidupan Umat.

–           Memantapkan hubungan dengan Gereja-geraja Kristen se Kabupaten Jembrana ( 17 Gereja), maupun dengan agama-agama Non Kristen.

–           Memelihara hubungan yang hannonis dengan Pemda, dan bersama-sama membangun dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat/Umat.

VIII. Tahun 2000 – Sekarang :

Paroki Palesari, memasuki Era Milenium Baru, Romo Lourensius Maryono, Pr., menurut catatan penults adalah Romo Paroki Palesari yang ke-17. Menggantikan Pastor Paroki yang ke-16 yaitu Romo Guido Fahik, SVD. Dinamika kepemimpinan beliau diawali dengan:

*         Sinode Keuskupan Denpasar, 8-11 Januari 2001 dengan prioritas menindak lanjuti hasil-hasil yang diamanatkan oleh Sinode yang pada intinya adalah Menuju Gereja Umat Dengan Gaya Pastoral Membangun Komunitas Basis Gerejawi yang Inklusif, Dalam Milenium Baru.

IX. Kesimpulan

1.         Pembangunan Palesari menjadi Desa Katolik kedua di Bali Barat setelah Gumbrih yang kini telah mekar menjadi 3 Dusun / Banjar merupakan karya pastoral yang brilyant dari Pastur Simon Buis, aim. bersama para Pastur perintis Gereja Katolik Bali pada masa itu.

2.         Berkat berdirinya Palesari, hingga kini kehadiran Gereja Katolik Bali yang sebenamya sudah dirintis sejak tahun dua puluhan, sudah nyatur Desa, niencakup ke empat penjuru, di Utara Singaraja sebagai basis, di Barat Palesari, Negara, dan Gumbrih, di Timur Gianyar, Klungkung, Amiapura serta Bangli, di Selatan Badung, Tangeb, Tuka, Babakan, Kulibul (Tatubakul) dan Denpasar sebagai pusat pertumbuhan, dan di tengah-tengah Paroki Tabanan.

3.         Diawali dengan pembenahan Struktur Organisatoris Gereja, Paroki Hati Kudus Yesus Palesari, dalam Karya Pastoralnya bertekad bulat untuk melaksanakan arah, visi dan misinya sendiri, maupun Keuskupan Denpasar, agar dapat menjadi Paroki yang maju dan mandiri. Untuk bersama-sama Umat Katolik se-Keusukupan Denpasar membangun Komunitas Basis Gerejawi yang Inklusif, dalam Milenium Baru, menuju tercapainya kesejahteraan umat baik lahir maupun bathin, dalam Kristus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s