Turunkan Baliho Paskah, Pemkot Manado Dikecam Warga

MANADO, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara, melalui petugas Satuan Polisi Pamong Praja mencabut puluhan baliho ucapan Selamat Paskah. Langkah penertiban menuai kecaman masyarakat yang menilai tindakan Pemkot mamalukan.

Penertiban baliho Selamat Paskah terjadi Kamis (5/4/2012) hingga Sabtu (7/4/2012) di sejumlah jalan dan pagar depan beberapa gereja. Baliho ucapan selamat itu berasal dari sejumlah tokoh partai politik.

Kepala Dinas Tata Kota Manado Amos Kenda menyatakan tidak tahu-menahu soal pencabutan baliho. Ia enggan berkomentar banyak karena merasa bukan kewenangannya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Manado Vicky Koagouw mengatakan, penertiban sesuai peraturan daerah. “Saya hanya menjalankan tugas. Baliho tidak berizin harus dicabut,” ujar Vicky, Sabtu.

Pihak gereja sendiri tak pernah melarang pemasangan baliho tersebut. “Orang mau mengucapkan selamat (Paskah) kenapa ditolak,” kata Marten, pengurus sebuah gereja di Jalan Sam Ratulangi.

Marten heran terhadap sikap petugas Satpol PP Manado yang dinilai arogan mencabut baliho ucapan selamat. “Semestinya penertiban dilakukan sesudah Paskah. Kan Paskah berlangsung hari Minggu, hari Senin sudah bisa ditertibkan,” katanya.

Kebijakan Pemkot Manado menertibkan baliho ucapan keagamaan mengejutkan masyarakat. Hitler Johanis, warga Karangria menyebut Wali Kota GSV Lumentut dan wakilnya, Harley Mangindaan, yang diusung Partai Demokrat, telah bertindak otoriter.

“Kami pilih mereka bukan untuk mencabut baliho, tetapi mensejahterakan rakyat. Mana kesejahteraan nelayan, seperti yang dijanjikan,” tutur Hitler.

Menurut Hitler, kejadian pencabutan baliho hanya terjadi pada era Lumentut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s